Download

Memuat...

Selasa, 19 April 2011

Anti Virus Microsoft Free ! ! !


Microsoft Security Essentials adalah antivirus gratis yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah, dikarenakan konsep kerjanya menyatu secara kesatuan dengan produk sistem operasi yang familiar digunakan. Sehingga program terasa sangat ringan. Untuk dapat menggunakan antivirus "Microsoft Security Essentials", langkah-langkah sebagai berikut :

1. Hapus/uninstal dahulu antivirus yang ada pada komputer/laptop agar terhindar dari crash atau gagalnya instalasi.
2. Download Microsoft Security Essential disini
3. Lakukan instalasi seperti biasa.
4. Setelah selesai instal, aplikasi antivirus akan melakukan update secara otomatis
Misal, jika anda menggunakan operasi sistem Windows 7 32bit,pastikan yang didownload adalah "Microsoft Security Essentials" untuk Windows 7 32 bit.
Tak salah memang jika banyak kalangan yang mengklaim bahwa virus dan antivirus merupakan lahan bisnis. Bisa saja virus dan antivirus merupakan lahan bisnis. Bisa saja virus dibuat dan disebarkan oleh pembuat antivirus, dan kemudian yang tidak ingin tertular virus membeli program penangkalnya yaitu aplikasi antivirus. Perlu dipahami bahwa anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Tetapi apakah antivirus yang disediakan Microsoft ada unsur bisnis?

Sumber dari Kedaulatan Rakyat
Selengkapnya...

Kamis, 14 April 2011

KONFIGURASI BOOTING DAN DEVICE MANAGER


Waktu komputer booting menggunakan sistem operasi DOS, selain file yang di load COMMAND.COM, IO.SYS, MSDOS.SYS ada file lain yaitu CONFIG.SYS dan AUTOEXEC.BAT.
Kedua file tersebut dapat memberikan kerja komputer lebih optimal karena dapat meningkatkan kinerja beberapa hardware tertentu. File CONFIG.SYS dan AUTOEXEC.BAT ini kedua-duanya dibuat sendiri baris perintah didalamnya. Untuk membuatnya dapat digunakan perintah internal COPY CON atau dengan perintah eksternal EDIT.COM yaitu sebuah program sederhana yang digunakan untuk membuat file teks.

CONFIG.SYS
File ini yang akan dijalankan oleh sistem setelah COMMAND.COM di load kedalam memori komputer. Isi dari file ini sangat sederhana sekali sebenarnya. Setiap baris perintah yang kita buat akan dilaksanakan oleh komputer. Berikut ini adalah konfigurasi yang sering digunakan dalam CONFIG.SYS.
☺ FILE=n
Perintah ini akan memberikan tempat di system yang menentukan berapa jumlah file maksimal yang dapat dijalankan secara bersamaan dalam satu kali mengeksekusi sebuah program. Sebagai contohnya jika kita membuka program Game, file yang akan dibuka pada waktu sebuah Game dijalankan banyak sekali, tidak hanya satu file saja. Jumlah file maksimal yang dapat dibuka tergantung dari nilai yang dimasukkan di dalam baris FILES.
☺ BUFFERS=n
Buffer adalah penyangga yang terletak di memori yang berguna sebagai tempat untuk menyimpan data sementara sebelum tersimpan ke media penyimpanan. Walaupun secara fisik seluruh memori digunakan untuk menyimpan data tetapi dengan memberikan buffer akses kedalam memori akan lebih cepat karena buffer lebih dengan unit pengolahan.
☺ DEVICE=file_system
Device digunakan untuk membuka file-file system yang memiliki hubungan dekat dengan hardware. File system ini sering disebut dengan istilah driver. File system ini berguna sekali untuk membuka/mengaktifkan hardware agar dapat terbaca oleh sistem operasi. File system ini banyak sekali, contohnya sebagai berikut:
HIMEM.SYS :mengaktifkan memori extended
ANSY.SYS :membuka kode ASCII agar dapat ditampilkan di Prompt
DISPLAY.SYS :menjalankan card monitor VGA
SBIDE.SYS :mengaktifkan CD-ROM
OAKCDROM.SYS :mengaktifkan CD-ROM

Sumber : SMILE JOGJA
Selengkapnya...

Kamis, 07 April 2011

Perintah-perintah DOS part 3


EXTERNAL COMMAND
External command adalah perintah dari DOS yang dijalankan dengan menggunakan file-file tertentu. File-file ini sudah tersedia didalam media penyimpanan dimana DOS tersimpan. Untuk menjalankan external command yang perlu diperhatikan adalah ekstensi file tersebut apakah dapat langsung di eksekusi ataukah harus dijalankan di file lain lagi. File-file yang dapat langsung dieksekusi dan Prompt adalah file yang menggunakan ekstensi COM, EXE, dan BAT. Selain ketiga file tersebut tidak dapat dieksekusi langsung dengan cara mengetikkannya dari prompt. Untuk memahami eksternal command, dibawah ini disebutkan contoh beberapa file dan fungsinya.

1. FORMAT.COM
File ini berfungsi untuk membentuk track dan sector pada media penyimpanan agar file data dapat diletakkan didalamnya. Syntax dan format sebagai berikut:
FORMAT [drive]:[parameter]
Drive diketikkan sesuai dengan posisi dimana drive yang akan diformat berada. Parameter digunakan sebagai bentuk/sistem pemformatan. Parameter tersebut :
/Q : memformat dengan cepat/hanya menghapus data didalam media penyimpanan tanpa membentuk track dan sector baru
/S : memformat dan mengisi sistem ke media penyimpanan
/V : memformat dan langsung memberikan volume label pada media penyimpanan
/B : memformat dan menyisakan tempat untuk digunakan nantinya sebagai penyimpanan sistem
/F:ukuran : memformat dan menentukan ukuran disket yang digunakan misalnya 160, 180, 320, 360, 720, 1.2, 1.44, 2.88
/T:track : memformat dan mengisikan nomor track yang digunakan
/N:sector : memformat dan mengisikan nomor sector yang digunakan
/1 : memformat disket single side
/4 : memformat disket berukuran 5.25" DD di diskdrive HD
/8 : memformat 8 sector per track
/C : memformat dan memeriksa cluster yang jelek/bad

2. DELTREE.COM
Perintah ini sama seperti internal command RD, yaitu untuk menghapus suatu directory. Kelebihan dari Deltree adalah mampu menghapus directoru walaupun dalam directory tersebut terdapat file atau directory lagi. Syntax deltree adalah :
DELTREE[drive]:[directory]


3. SCANDISK.EXE
File ini sangat berguna sekali dalam sistem manajemen hardisk. File ini digunakan unutk memeriksa apakah harddisk dalam kondisi baik atau tidak, syntaxnya :
SCANDISK[drive]


4. ATRRIB.EXE
Attrib digunakan untuk memeriksa atau membuat atribut suatu file. Atribut file ada tiga yaitu :
H(Hiden) : file yang tersembunyi, jika di DIR tidak tampak
S(System) : file yang tergolong dalam kategori system. File ini sangat berhubungan dengan file-file yang diload pada waktu booting
R(Read only): file ini hanya dapat dibaca/dilihat isinya sehinga tidak dapat dihapus dengan perintah DEL atau diedit isinya dengan program apapun.
Perintah Attrib memiliki 2 bentuk yaitu:
ATTRIB
Memiliki seluruh atribut file yang ada di drive/directory yang sedang aktif
ATTRIB [+-]RHS
+ memberikan atribut ke dalam file
- menghapus atribut dalam file
R memberikan atribut read-only
H memberikan atribut hiden
S memberikan atribut sistem

5. FDISK.EXE
File ini berfungsi untuk membuat partisi dalam sebuah hardisk. Partisi adalah ruang yang ada dalam suatu harddisk. Sebelum dibuat partisi, sebuah harddisk belum dapat dibentuk track dan sector seperti pada sebuah disket. Perintah fdisk dapat langsung fijalankan dalam promt jika harddisk sudah terpasang dalam komputer.

6. DISKCOPY.COM
Diskcopy digunakan untuk menyalin sebuah disket ke disket yang lain. Salinan disket akan dibuat sama persis sesuai dengan disket aslinya, syntaxnya sebagai berikut :
DSIKCOPY[drive_tujuan]:

Jika dalam komputer hanya ada satu drive saja, maka dapat digunakan perintah diskcopy sebagai berikut:
A:\>diskcopy A:A: "enter"
Hal ini dapat dilakukan karena dalam komputer, satu disk drive dapat dirangkap menjadi dua fungsi apakah sebagai drive A atau drive B.

7. AUTOEXEC.BAT
File ini termasuk dalam kategori file yang dijalankan pada saat booting. Didalam file ini dapat diisikan sekumpulan perintah yang nantinya akan dapat dijalankan secara otomatis pada saat komputer melakukan booting.
Selengkapnya...

Follow by Email